INI EMPAT PANDANGAN TATA KELOLA MIGAS YANG HARUS DIUBAH

08 Jun 2015 02:09:36 WIB
Telah dibaca 417x

Faisal Basri: jangan sampai BUMN migas RI seperti Brasil.

Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri, meminta agar Indonesia menata tata kelola migasnya menjadi lebih baik. Dia tak mau sektor migas di Indonesia senasib dengan di Brasil yang hancur karena dijarah para politisi negeri itu.

Faisal menyebut ada empat pandangan yang harus diubah agar tata kelola migas di Indonesia menjadi lebih baik. Yang pertama, mengubah cara pandang migas sebagai komoditas menjadi ujung tombak pembangunan dan industrialisasi.

Kedua, pandangan dari sektor migas sebagai sumber penerimaan menjadi penggerak seluruh sektor. Ketiga, sektor ini tidak dikeruk habis-habisan agar keberlangsungan cadangan migas tetap terjaga untuk generasi mendatang.

"Keempat, mengubah pandangan agar sektor migas merupakan sektor mensejahterakan rakyat," kata Faisal dalam diskusi "Revisi UU Migas dan Upaya Reformasi Tata Kelola Migas Indonesia" di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa 26 Mei 2015.

Dia mencontoh, BUMN migas asal Brasil, Petrobras, hancur lebur akibat ulah politisi. Sekadar informasi, perusahaan pelat merah Negeri Samba itu merogoh kocek US$2 miliar akibat skandal korupsi.

"Kita jangan masuk ke ranah itu. (Lihat) pengalamannya Brasil sedemikian hancur leburnya Petrobras gara-gara penjarahan para politisi," kata dia.

Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia ini pun tak ingin agar sektor migas menjadi ladang basah bagi kalangan tertentu.

"Sektor migas jangan lagi jadi sumber bajakan pemburu rente, dan (semoga) sektor migas menjadi sektor yang mensejahterakan rakyat banyak," kata dia.

 

sumber : www.viva.co.id

Artikel Terkait

  Untuk meningkatkan efisiensi, PT Pertamina (Pesero) mengangkut minyak mentah dari Mala...

  Potensi penerimaan negara mencapai Rp29,5 triliun. Pemerintah mendatangani lima kes...

Berita Terbaru

Tim LKBH UP45 mendatangi rumah Sukalis (Klien LKBH/Ayah Kandung Ayu Agustina) yang beralamat di Keca...

Pihak Universitas Proklamasi 45 sangat menyayangkan aksi 12 oknum yang sudah diberhentikan sebagai m...

Energy Management and Governance Institute UP 45 (EMGI UP45) mengadakan kegiatan bedah buku dan disk...

Agenda

13
Sep
2017
14
Sep
2017