Belajar Kerja Bersama Dalam Kuliah Kerja Nyata UP45

12 Sep 2017 08:58:57 WIB
Telah dibaca 168x

Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu Tri dharma perguruan tinggi berupa pengabdian terhadap masyarakat. Penerjunan KKN Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta disambut hangat oleh Camat Ngaglik, Anggoro Aji Sunaryono, SH., M.H. Pemaparan tentang kondisi di daerah yang akan menjadi lokasi KKN, diantaranya yaitu adanya Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang dibangun di dusun Mendiro Sukoharjo Ngaglik Sleman.  ”IPAL Komunal menjadi percontohan penanganan sanitasi nasional. Sanitasi berbasis masyarakat, yang tidak hanya untuk menampung limbah warga namun bisa menjadi sarana rekreasi dan edukasi”, jelas Anggoro. Acara penerimaan mahasiswa KKN dilaksanakan di balai desa Sukoharjo, Ngaglik Sleman (3/8). 

Drs. Jemadi, MM., selaku Ketua LPPM UP45 Yogyakarta, mengungkapkan bahwa kegiatan KKN sebagai wadah mahasiswa untuk mengembangkan ilmu dan pengalaman dengan bersosialisai di tengah masyarakat yang majemuk. ”Saat ini UP45 menerjunkan 215 Mahasiswa dan menugaskan 22 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)”. Ditambahkan pengarahan oleh Sujadi, Kasi Pelayanan Pemdes Sukoharjo, ”Program kerja mahasiswa antara lain dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang administrasi kependudukan yaitu Kartu Keluarga yang perlu diperbaharui, pembuatan Akte Kelahiran untuk usia 0-18 tahun, E-KTP”, papar Sujadi.

Antusiasme mahasiswa dalam pelaksanaan KKN ditunjukan dengan tersusunnya berbagai program kerja yang siap dilaksanakan dalam 1 bulan ke depan. Penyusunan program kerja berdasarkan hasil observasi di bawah bimbingan DPL masing-masing kelompok. Terdapat 22 kelompok mahasiswa KKN yang melaksanakan program kerja. Diungkapkan oleh Jani Yakonias Marisan selaku ketua kelompok XIX dusun Mendiro, “Saling memotivasi antar anggota kelompok dan koordinasi yang baik dengan DPL agar program kerja dapat terlaksana hingga mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik”, ungkap Jani.

KKN UP45 tahun 2017 menetapkan tema ”Energy Alternatif dan Pemanfaatan Lahan Kosong”, sebagai haluan kerja pelaksanaan KKN. Tema ini disusun sebagai penjabaran atas visi dan misi UP45 sebagai ”Petroleum University” serta respons terhadap persoalan strategii bangsa Indonesia saat ini. Tema ini harus menjadi acuan utama pemilihan program kerja Panitia Pelaksana dan Mahasiswa KKN. Namun demikian, mahasiswa KKN dapat juga mendesain program kerja spesifik yang sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat setempat.

Agustian Wibisono, mahasiswa Teknik Perminyakan UP45 sebagai peserta KKN mengungkapkan bahwa salahsatu program kerja kelompoknya yaitu akan mencoba mensosialisasikan kepada masyarakat tentang optimalisasi penggunaan limbah masyarakat setempat sebagai energy bio gas. ”Limbah yang dikelola masyarakat bisa dijadikan sebagai bahan bakar bahkan pembangkit tenaga listrik”, jelas Agustian.

Aktivitas KKN sesungguhnya merupakan aktivitas individual yang dilaksanakan secara berkelompok, maka setiap peserta harus memiliki program individu yang menjadi unggulannya masing-masing. Pada masa 1 bulan di lokasi mahasiswa KKN langsung melaksanakan rencana kerja yang telah disusun pada masa observasi lapangan. Dalam melaksanakan program kerja, mahasiswa harus selalu berkoordinasi dengan DPL, aparat desa setempat dan tokoh masyarakat yang terkait dengan program seperti diuraikan dalam buku pedoman pelaksanaan KKN UP45. (W.W_Psikologi)

Berita Terkait

Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Proklamasi 45 (GALAKSI 45) Yogyakarta tidak pernah lelah...

Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian Kahista Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta melaksanakan rekrutmen...

Berita Terbaru

Tim LKBH UP45 mendatangi rumah Sukalis (Klien LKBH/Ayah Kandung Ayu Agustina) yang beralamat di Keca...

Pihak Universitas Proklamasi 45 sangat menyayangkan aksi 12 oknum yang sudah diberhentikan sebagai m...

Energy Management and Governance Institute UP 45 (EMGI UP45) mengadakan kegiatan bedah buku dan disk...

Agenda

13
Sep
2017
14
Sep
2017